Babinsa Koramil Balen Gropyokan Tikus Di Lahan Persawahan Desa Margomulyo

BOJONEGORO, –     Hama tikus, merupakan ancaman klasik bagi tanaman padi para petani. Tak tanggung, hama tikus sawah ini mampu meluluh lantakkan areal persawahan padi yang siap panen.

“Pada masa tanam II OKMAR (Oktober Maret) ini para petani harus mewaspadai serangan hama tikus sawah, khususnya di wilayah Desa Margomulyo Kecamatan Balen,” tutur Subri petugas PPL Margomulyo, Jumat (19/01).

Guna mengantisipasi kerusakan yang ditimbulkan tikus sawah ini, kami bekerjasama dengan Babinsa Koramil 0813-03/Balen dan sekitar 30 orang petani.

“Yaitu dengan melakukan gropyok tikus. Diharapkan, apa yang kami lakukan ini dapat mengurangi hama tikus sawah dan juga menjadikan areal sawah padi ini mampu menghasilkan panen padi yang maksimal,” tambanya.

Senada diungkapkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Margomulyo Pelda Imam Su’udi bahwa kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan. Hal ini merupakan wujud pendampingan TNI kepada para petani dalam menciptakan Ketahanan Pangan.

“Meski menggunakan peralatan seadanya, kami bersama PPL dan para petani padi dapat memaksimalkan hasil tangkapan hama tikus ini. Dengan kerjasama dan komunikasi yang intens ini, semoga dapat menjadikan suntikan semangat bagi para petani demi meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kecamatan Balen,” pungkasnya.

Sementara itu Nardi (47) petani yang ikut gropyokan ini mengatakan bahwa upaya perang terhadap hama tikus sawah ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan hasil panen kami.

“Dengan adanya pendampingan dari TNI, dan petugas PPL secara berkelanjutan kami optimis akan mendapatkan hasil panen terbaik tahun ini. Sebagai buktinya dalam gropyok sawah bersama ini kami berhasil menangkap sekitar 40 ekor tikus dengan peralatan seadanya,” pungkasnya. [adit/ADMC 0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan