Dandim Bojonegoro Hadiri Launching Kemitraan Budidaya Tembakau

BOJONEGORO, –     Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, pada hari Selasa (08/8/2017) menghadiri acara Launching Kemitraan Budidaya Tembakau antara Pabrikan (Pengusaha) dengan petani se- Kabupaten Bojonegoro, dilapangan Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem.

Hadir dalam acara yang diikuti sekira 900 orang diantaranya Bupati Bojonegoro Drs. H. Suyoto, M.Si., anggota DPR/MPR RI Kuswiyanto, Ketua DPRD Bojonegoro Mitroatin, Kadistan Djupari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Direktur PT. Adi Cipta, Kepala Balitas Malang, Kepala BBPPTP Jombang, Kepala Dinas Provinsi Jatim, Kadishub Bojonegoro Iskandar, Direktur PT. Gudang Garam, Humas PT Djarum, Direktor PT Sampoerna, Kepala Dinas Koprasi, PT. Sadana Arif Nusa, PT Wismilak, Pimpinan Bank BNI Bojonegoro, Muspika Kedungadem, Camat Rayon wilayah Timur, Kades Se- Kecamatan Kedungadem, para KUPT se- Kabupaten Bojonegoro dan Tamu Undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari menyampaikan bahwa pihaknya beserta mitra kususnya TNI akan mengawal para petani, khususnya petani tembakau diwilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Luas tanam tembakau di Kabupaten Bojonegoro 8000 hektar. Sedangkan kebutuhan pabrikan pada tahun 2017 lebih dari pada tahun yang lalu,” ungkapnya.

Bupati Bojonegoro Drs. H. Suyoto, M.Si., dalam kata sambutannya mengharapkan dari masing-masing Intansi dan pabrikan dapat memberikan intruksi kepada petani tembakau, untuk menjadi mitra. Menurutnya, pada musim tahun 2017 ini pabrikan membutuhkan 100.000 ton tembakau.

“Sebagai sesama warga Bojonegoro, kita semua disatukan oleh cita-cita bersama yaitu wujudkan kehidupan bersama yang aman, damai, sejahtera dan bahagia secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Bojonegoro mengatakan bahwa cita cita tersebut tidak akan datang dengan sendirinya. Sehingga, cita-cita itu harus kita hadirkan menjadi nyata. Tanpa usaha bersama, dan kerja keras tidaklah mungkin cita-cita itu dapat diwujudkan baik di tingkat Desa/kelurahan maupun Kabupaten, dalam rangka mengurangi kemiskinan di Bojonegoro.

“Agar semua pihak berinisiatif menciptakan lapangan pekerjaan. Kita semua paham bahwa hidup di Bojonegoro itu jauh lebih mudah menjadi miskin daripada menjadi orang mampu,” pesannya. [triss/ADMC 0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan