Dandim Bojonegoro Hadiri Rakor Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial

BOJONEGORO, –     Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto, S. Sos., M.I.Pol., turut menghadiri Rapat Koordinasi Tim Penanganan Konflik Sosial Terpadu, di Balai Desa Ngampel Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019).

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro mengusung tema ‘Sinergitas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Untuk Mengawal Pemilu 2019 yang Berintegritas dan Bermartabat’ juga dihadiri Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, Kepala Bakesbangpol, Kejaksaan Negeri, Polres, Koramil, OPD, Ketua FKDM, Forkopimcam dan Camat se- Kabupaten Bojonegoro, serta tamu undangan.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro, Kusbiyanto, mengatakan bahwa di tahun politik keterlibatan KPU dan Bawaslu dan Pemerintah serta masyarakat akan terjadi dinamisasi yang berbeda. Semua Kegiatan diharapkan berbasis penanganan konflik dimulai dari perencanaan, pelaksaan, pengawasan dan evaluasi dari kegiatan tersebut.

“Terlebih tahun ini adalah tahun politik yang membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Sehingga ketika terjadi permasalahan, dapat ditangani secara cepat dan mendapatkan solusi yang tepat,” ujarnya.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dalam sambutanya menyampaikan bahwa pada saat ini pemerintah daerah Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat fokus pada tanggal 17 april yang akan datang. Dalam artian berupaya menciptakan pemilu yang aman, tertib dan damai.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro membuat perencanaan, dimana garis depan masyarakat ada pada lembaga kecil yang mempunyai peran yang sangat besar untuk mengidentifikasi perilaku sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Lembaga tersebut adalah Rukun Tetangga (RT), dan Pemkab Bojonegoro mencanangkan pembinaan kepada Ketua RT se- Kabupaten Bojonegoro dalam rangka menyongsong pemilu serempak. Diharapkan semua tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama-sama pemerintah berusaha sekuat tenaga untuk menciptakan pemilu yang aman, tertib dan damai,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau para hadirin yang hadir untuk turut serta meningkatkan partisipasi pemilih.
Pada Pilkada serempak kemaren, partisipasi pemilih Bojonegoro mencapai 77,6 persen.

“Diharapkan pada pemilu serempak yang akan datang, partisipasi pemilih meningkat minimal 85 persen.
Jangan sampai golput,” pungkas Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah.[pen0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan