Dandim Bojonegoro Menghadiri Rakor Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial

BOJONEGORO, –      Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu penanganan konflik sosial, di Aula Batik Madrim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (8/1/2020).

Kegiatan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro tersebut, terkait penetapan calon Kepala Desa dalam Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020 diwilayah Kabupaten Bojonegoro. Hadir diantaranya Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, Kapolres AKBP M. Budi Hendrawan, SIK., MH., Sekda Dra Nurul Azizah, MM., Plt Kepala Bakesbangpol Achmad Gunawan, SSTP., perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Plt Kasatpol PP Arief Nanang Sugiharto, Plt DPMD Djuwana Purwiyanto, serta Kabag Hukum Pemkab Bojonegoro Faisol Ahmadi dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa guna mengantisipasi pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2020, masing-masing pihak memiliki langkah yang tepat. Karena terdapat 8 desa yang mempunyai calon lebih dari 5 orang. Sehingga, harus terlebih dahulu dilaksanakan ujian tertulis.

“Soal ujian tertulis ini, jangan sampai bocor. Karena akan menimbulkan masalah baru pada Pilkades,” tuturnya.

Plt Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan, SSTP., mengatakan tahapan Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020 saat ini sudah sampai pada tahap pendaftaran. Bagi desa yang jumlah calon satu orang yaitu Desa Tinawun Kecamatan Malo, Desa Meduri Kecamatan Margomulyo, dan Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo.

“Terdapat 8 Desa yang mempunyai calon lebih dari 5 orang. Sehingga, terlebih dahulu harus dilaksanakan ujian tertulis,” ucapnya.

Adapun 8 desa yang mempunyai  calon lebih dari 5 orang yakni Desa Tembeling Kecamatan Kasiman, terdapat 6 orang bakal calon. Desa Sekaran Kecamatan Kasiman, terdapat 8 orang bakal calon. Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan, terdapat 6 orang bakal calon. Desa Tengger Kecamatan Ngasem, terdapat 7 orang bakal calon.

Kemudian Desa Wadang Kecamatan Ngasem, terdapat 8 orang bakal calon. Desa Banjarjo Kecamatan Padangan, terdapat 6 orang bakal calon. Desa Kuniran Kecamatan Purwosari, terdapat 6 orang bakal calon. Serta Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras, terdapat 7 orang bakal calon.

“Sehingga bagi desa-desa tersebut, terlebih dahulu dilaksanakan ujian tertulis,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020 ini, Polres Bojonegoro mendapatkan BKO dari Brimob maupun Polres jajaran Polda Jatim. Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan TNI dan instansi terkait, dalam pengawasan dan pemantauan tahapan Pilkades.

“Sehingga, sekecil apapun kerawanan dapat dicegah dan diatasi,” ujarnya.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan memback-up Polres Bojonegoro dalam pengamanan Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020.

“Banyaknya Perguruan Silat di Bojonegoro akan dimanfaatkan oleh para calon dalam Pilkades 2020. Sehingga harus dilakukan antisipasi dengan memberikan pengarahan kepada Ketua dari masing-masing Perguruan Silat. Kodim 0813 Bojonegoro akan memaksimalkan Danramil dan Babinsa, untuk memonitor perkembangan situasi diwilayah masing-masing,” terangnya.[pen0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan