Jagong Pers, Dandim Bojonegoro Jadi Narasumber

BOJONEGORO, – Ketahanan Pangan menjadi salah satu prioritas program TNI sekarang ini. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah meneken kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kepala Staf Angkatan Darat untuk mewujudkan Indonesia swasembada pangan.

“Ketahanan pangan ini penting sekali karena menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” demikian disampaikan Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto, S. Sos., M.I.Pol., saat menghadiri tasyakuran dan jagong pers dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019, di Terminal Rajekwesi, Minggu (10/2).

Menurut Dandim, Ketahanan pangan merupakan program strategis. Karena tidak ada negara manapun yang mampu membangun perekonomian tanpa ketersediaan pangan yang cukup. Sebagai contoh kecil, jika dalam satu rumah tangga tidak memiliki ketahanan atau ketersediaan pangan tentu akan menjadi persoalan.

“Bisa dibayangkan bila negara kita tidak memiliki ketahanan pangan yang kuat apa jadinya,” ujarnya memberikan ilustrasi. 

Oleh karena itu, ketahanan pangan ini lebih penting daripada ketahanan energi. Artinya, produksi migas hanya berlangsung sampai 30 tahun, namun produksi pangan bisa dilakukan lebih lama. 

“Migas hanya berlangsung paling lama hanya 30 tahun. Kalau itu tidak dikelola dengan baik, justru akan menimbulkan kemiskinan. Sudah banyak contohnya daerah-daerah yang dulunya kaya migas, akhirnya banyak penduduk miskinnya,” pungkasnya.

Pada acara yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro tersebut, juga dilakukan pemberian penghargaan kepada Dandim 0813, Kapolres, Bupati, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua DPRD, EMCL dan PEPC sebagai narasumber aktif dan juga mitra media atas kerja sama saat liputan dan juga berbagai kegiatan Pers yang dilakukan oleh awak media.

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan