Mentan R.I., Kunjungi Lahan Terdampak Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo Bojonegoro

BOJONEGORO,-     Menteri Pertanian R.I., Andi Amran Sulaiman, melakukan Panen Raya di lahan banjir luapan Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (05/03).

Kunjungan Mentan R.I., Andi Amran Sulaiman dilokasi tersebut, didampingi oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan), Ahmad Jupari,  dan Wakil Kepala Bulog Sub Divre III Bojonegoro, Omar Sharif, dilahan tanaman padi seluas 165 hektar.

Pada kesempatan tersebut, Amran juga memberikan bentuan-bantuan alat mesin pertanian Traktor Tangan pada Kelompok Tani (Poktan) di Desa tersebut, diharapkan seusai penen langsung olah tanah dan langsung tanam.

“Selama ini petani di Kecamatan Baureno dan Kanor dalam setahun hanya bisa melakukan sekali tanam, sebab areal pertanian seluas 3.252 hektar di 18 Desa di Kecamatan Kanor dan Baureno tersebut selalu terendam banjir luapan sungai Bengawan Solo ysng masuk melalui Kali Inggas” terang Kadistan Bojonegoro, Ahmad Jupari.

Menurutnya, jika pintu air di Kali Inggas Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno tersebut dibangun, maka petani di Dua Kecamatan itu bisa lakukan tanam padi tiga kali. Pasalnya, jika pintu air terbangun bisa dilakukan dengan sistem buka tutup. Petani tersebut selalu berhadapan dengan banjir dimusim hujan, yang mengakibatkan kegagalan panen padi.

“Pintu air ditutup saat sungai Bengawan Solo meluap, agar luapan air tersebut tidak masuk melalui kali Inggas. Terkait hal itu, selama ini petani menerapkan sistem tanam maju berkisar bulan Agustus-September. Sehingga dapat melakukan panen padi di Bulan Desember-Januari sebelum banjir itu datang” tandasnya. [triss/ADMC 0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan