OPTIMIS, TNI DAN PETANI BOJONEGORO GELAR PANEN RAYA PADI

BOJONEGORO,–      Di tengah semakin parahnya dampak kekeringan akibat kemarau panjang yang terjadi dimana-mana, sebagian petani di Desa Dengok dan Desa Padangan Kecamatan Padangan Bojonegoro menggelar pesta panen raya padi bersama Pangdam V/Brawijaya (Mayjend TNI Sumardi) dan Bupati Bojonegoro Suyoto (Kang Yoto) pada Sabtu (29/08/2015) pagi pukul 10:00 WIB.

Meski dihadiri sejumlah pejabat teras tingkat provinsi, pesta panen yang digelar bukan hanya sebatas seremonial belaka. Kali ini pesta panen memang pantas digelar dan dinikmati para petani setempat, setelah jerih payah mengurusi tanaman padi miliknya selama 95 hari mampu membuahkan hasil maksimal.

Dari total 144 hektare lahan pertanian yang digarapnya, para petani di dua Desa mampu memanen padi di masa musim panen ketiga merupakan pencapaian hasil yang  maksimal tentunya, karena hasil panen itu diperoleh pada saat kemarau panjang terjadi.

Bahkan, pada saat yang sama, di sebagian besar wilayah Bojonegoro kekeringan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Akibat minimnya pasokan air yang dibutuhkan serta musim kemarau yang berkepanjangan.

Lewat sukses panen raya padi yang dialaminya, para petani di Desa Dengok dan Desa Padangan seakan mengingatkan pemerintah di semua tingkatan agar jauh lebih serius dalam membangun jaringan irigasi atau menyiapkan sumber cadangan air lainnya guna menjamin kebutuhan air para petani. Sebab, dengan daya dukung irigasi yang memadai, peluang petani untuk dapat meminimalisir gagal panen sangat besar.

Sukses para petani di dua Desa di Kecamatan Padangan ini diakui Bupati Bojonegoro ( Kang Yoto), panen sengaja dikemas dalam sebuah acara panen raya yang diharapkan dapat menjadi gambaran bagi masyarakat agar tidak pesimis dalam mengahdapi kekeringan yang terjadi saat ini.

“Saat ini  kan kita sepertinya pesimis atau ketakutan dengan terjadinya kekeringan. Nah gambaran itu kan sepertinya kekeringan melanda dimana-mana, tapi ternyata ada beberapa daerah yang pada kenyataannya tidak seperti itu,” katanya.

“Kalau yang kondisinya ringan dan sedang itu masih bisa diselamatkan apabila hujan turun. Tapi kalau yang sudah parah jelas gagal panen,” imbuhnya.

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan