Panen Raya Dan Serap Gabah Petani, Mentan RI Kunjungi Desa Samberan Kanor-Bojonegoro

BOJONEGORO, –    Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman melakukan panen raya dan Penyerapan Gabah Petani (Sergab) di Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (8/3/2017).
Saat ini, harga terendah gabah kering panen (GKP) di Bojonegoro Rp. 3.400 per kilogram. Harga ini jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp. 3.700 per kilogram.
“Bulog harus membeli gabah petani sesuai HPP,” tegas Amran.
Namun, Bulog Sub Divre III Bojonegoro mengaku bisa membeli harga gabah petani sesuai HPP jika kadar airnya berkisar 25-30 persen. Untuk mendapatkan hasil panen sesuai kriteria yang disayaratkan, petani dihimbau untuk melakukan panen pada waktu siang hari agar kadar airnya tidak tinggi.
Pada Sergab di Desa Samberan ini, Mentan RI didampingi Aster Kasad Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak, Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, Bupati Drs. H. Suyoto, berkenan naik traktor roda empat mengelilingi areal persawahan dilokasi tersebut.
Kunjungan Kerja (Kunker) Mentan RI ke Bojonegoro ini merupakan rangkaian safari panen raya padi dan Penyerapan Gabah Petani (Sergab) di sembilan Kabupaten di Jawa yakni Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Sukoharjo, Purworejo, Kebumen, Cilacap dan Ciamis. Dimana sembilan Kabupaten tersebut, yang menjadi fokus utama dalam penyerapan gabah.
Safari panen raya dan penyerapan gabah ini akan berlangsung selama sepekan mulai tanggal 07 Maret sampai dengan 11 Maret, dimulai dari Jawa Timur sampai dengan Jawa Barat.
Kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi agar pemerintah mengambil langkah untuk pengendalian harga.
“Kabupaten-Kabupaten yang akan ditinjau adalah Kabupayen yang saat ini sedang panen dan harga gabah kering panennya (GKP) dibawah HPP,” ucap Andi Amran Sulaiman menambahkan.
Dari hasil monitoring Kementan, harga GKP di sembilan Kabupaten ini anjlok menjadi Rp. 3.200-3.600 per kilogram. Padahal, sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 2015, HPP untuk GKP Rp. 3.700 per kg. Serta, kunjungan kerja Mentan RI adalah untuk penyelamatan harga gabah petani, yang bekerja sama dengan Bulog, PT Pertani, dan TNI agar petani tidak merugi.
Sesuai Perpres Nomor 20 Tahun 2017 dan aturan relaksasi kadar air hingga 30% akan diterapkan. Kepala Divisi Regional Bulog, Danrem, Dandim, dan PPL akan dihadirkan di setiap Kabupaten pada kunjungan tersebut.
Pada 2 Maret 2017, Mentan RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman selaku Ketua Harian Dewan Ketahanan Pangan telah menandatangani Permentan No 03/Permentan/PP.200/3/2017 tentang Perubahan Ketiga Atas Permentan No 71/ Permentan/PP.200/12/2015 tentang Pedoman Harga Pembelian Gabah dan Beras di Luar Kualitas oleh Pemerintah.
Untuk harga GKP dengan kadar air 19-25% dan kadar hampa 7-10% ditetapkan Rp. 3.750 per kg, gabah di luar kualitas dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa 11-15% ditetapkan Rp. 3.700 per kg, gabah kering simpan dengan kadar air 15-18% dengan kadar maksimal 6% Rp 4.150 per kg dan untuk gabah kering giling (GKG) dengan kadar air maksimal 14% dan kadar hampa maksimal 3% Rp 4.600 per kg. [triss/ADMC 0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan