Pemkab Bojonegoro Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember

BOJONEGORO, –     Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo turut mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember yang digelar di Alun-alun oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara yang berlangsung khidmat itu, Wakil Bupati (Wabup) Drs. Setyo Hartono dan Komandan Upacara (Dan Up) AKP Bambang Ady Trenggani, Kanit Reskrim Polsek Kota Bojonegoro.

Pada upacara tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro mengajak peserta upacara yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Korp Pegawai Negeri Republik Indonesia, Mahasiswa, dan kalangan Pelajar mulai tingkat SMP/Sederajat serta SMA/Sederajat, mengheningkan cipta selama 60 detik untuk mengenang para Pahlawan.

Upacara peringatan Hari Pahlawan itu, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih dan pembacaan pesan-pesan pahlawan serta pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara yang membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia mengatakan, setiap tanggal 10 November diperingati Hari Pahlawan.

“Peristiwa ini merupakan pelajaran, sebagai warisan terbaik bangsa kita” ujar Wakil Bupati Bojonegoro.

Lebih lanjut Wabup membacakan, bahwa warisan itu bukanlah warisan politik kekuatan, namun politik harapan. Seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangaan. Dan sekarang kita berada pada taraf investasi, yakni investasi ketrampilan, material dan investasi mental.

Dalam pandangannya, investasi ketrampilan dan material amat penting. Akan tetapi, yang lebih penting lagi adalah investasi mental. Karena investasi ketrampilan dan material tidak bisa menjadi dasar persatuan dan kemakmuran bersama tanpa didasari investasi mental. Oleh karena itu, maka pemerintah berusaha mendorong gerakan revolusi mental, diharapkan gerakan ini bisa mendorong gerakan hidup baru, dalam bentuk perombakan cara berpikir, cara kerja, cara hidup, yang merintangi kemajuan, serta peningkatan dan pembangunan cara berpikir, cara kerja dan cara hidup yang lebih baik.

Diakhir sambutannya, Mensos R.I mengharapkan, gerakan hidup baru dan gerakan revolusi mental tersebut untuk menggelorakan semangat baru, diibaratkan semangat kita ini adalah bangsa yang berhati putih, bertekad baja, bersemangat elang rajawali dan berjiwa api yang menyala-nyala. Itulah mental yang harus dimiliki di era ini, agar kita mampu membangkitkan semangat kebangsaan, serta menumbuhkan nilai kepahlawanan dalam NKRI. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2016, yaitu “Satukan langkah untuk negeri, untuk persatuan dan kesatuan, berjuang berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini”  [triss/ADMC 0813]

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan