Wujudkan Kedaulatan Pangan, Polri Back Up TNI

BOJONEGORO,–    Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Kodim 0813 Bojonegoro kemarin Senin (31/08) yang bertempat di Gedung Ahmad Yani Makodim bersama para pemilik penggilingan padi dan pedagang beras se Kabupaten Bojonegoro bertekad untuk mengupayakan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Kegiatan yang dihadiri 126 orang diantaranya Kapolres Bojonegoro ( AKBP Hendri Fiuzer), Kepala Bulog Divre III Bojonegora (Ifdhal), Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian (Ichwal Subagio), Ketua Perpadi Bojonegoro (Untung Basuki), Seluruh Danramil dan Danposramil Jajaran Kodim 0813 serta Para pemilik penggilingan padi dan pedagang beras se wilayah Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pihaknya akan membantu TNI dalam mewujudkan Swasembada Pangan, sebagai payung hukumnya adalah Maklumat Kapolri yang bernomor Mak/01/VIII/2015 tentang Larangan penimbunan, penyimpanan pangan dan barang kebutuhan pokok.

“Apabila nantinya Anggota TNI mengetahui adanya dugaan, indikasi penimbunan bahan pokok diatas batas kewajaran dan terjadinya kelangkaan pangan serta tidak terkendalinya harga beras atau kebutuhan pokok mohon pihaknya untuk dilibatkan” tegas Kapolres.

Lebih jauh Hendri Fiuzer menyampaikan, karena hal tersebut sudah menyangkut hukum disaat kita mengamankan barang bukti harus ada berita acara penyitaan sebagai bukti di Pengadilan.

Pemerintah berkewajiban mewujudkan ketersediaan pangan, keterjangkauan dan pemenuhan pangan untuk konsumsi masyarakat yang bermutu, bergizi seimbang dan aman.

Guna menjamin hal tersebut, sebagai kebutuhan dasar manusia yang paling utama serta kestabilan pasokan dan harga pangan, jika nantinya masyarakat melanggar atau ditemukan pelanggaran hukum maka akan dijerat dengan aturan yang berlaku yaitu pelanggaran pidana pasal 133 UU Nomor : 18 tahun 2012 tentang pangan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda paling banyak 100 milyar rupiah,

Dan pasal 107 UU Nomor : 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 50 milyar rupiah.

Subscribe

Terima Kasih Telah Bersinergi Bersama Kami, Ikuti Berita Kodim 0813 Bojonegoro Dengan Follow Artikel dari Web Ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan